Jumat, 31 Mei 2013

Stimulasi Motorik Anak Usia 2-3 tahun



STIMULASI MOTORIK HALUS
 UNTUK ANAK USIA 2-3 TAHUN

1.      Tema  
Tema yang kami gunakan adalah Alam sedangkan Sub tema yaitu Cuaca

2.      Indikator
a.       Meremas kertas atau kain dengan mengerakkan lima jari.
b.      Melipat kertas meskipun belum rapi/lurus.
c.       Menggunting kertas tanpa pola.
d.      Koordinasi jari dan tangan cukup baik untuk memegang benda pipih seperti sikat gigi, sendok.

3.      Metode
Metode yang kami gunakan adalah bermain air, dengan membentuk awan hujan.

4.      Media

a.       Mengenalkan cuaca  
1.      Kapas
2.      Pewarna makanan
3.      Air
4.      Baskom kecil

b.      Potongan-potongan puzzle dengan 4 bagian  bergambar awan hujan dan cerah.

                          
5.      Langkah-langkah dalam permainan.

a.       Mengenalkan cuaca hujan.
1.      Sediakan pewarna biru.
2.      Kemudian anak menyampurkan warna tersebut ke dalam wadah yang berisi air.
3.      Anak mencelupkan kapas ke dalam air yang bewarna tersebut sampai basah.
4.      Lalu anak mengangkat kapas kemudian meremasnya secara perlahan.
5.      Sehingga keluarlah tetes air dari kapas yang di namakan turun hujan.

b.      Puzzle
1.    Anak duduk bersama
2.    Kemudian guru memberi puzzle bergambar cuaca hujan dan cuaca cerah.
3.    Guru memberi tahu cara bermain dengan menyusun bongkahan puzzle sesuai dengan bentuk yang ada.
4.    Anak bermain sendiri puzzle dengan mengikuti bentuk yang ada.
5.    Anak memegang bongkahan puzzle yang pipih.




Tokoh Pengidap DYSLEXSIA

Ada dua tipe disleksia, yaitu developmental dyslexsia (bawaan sejak lahir) dan aquired dyslexsia (didapat karena gangguan atau perubahan cara otak kiri membaca). Developmental dyslexsia diderita sepanjang hidup pasien dan biasanya bersifat genetik. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa penyakit ini berkaitan dengan disfungsi daerah abu-abu pada otak. Disfungsi tersebut berhubungan dengan perubahan konektivitas di area fonologis (membaca). Beberapa tanda-tanda awal disleksia bawaan adalah telat berbicara, artikulasi tidak jelas dan terbalik-balik, kesulitan mempelajari bentuk dan bunyi huruf-huruf, bingung antara konsep ruang dan waktu, serta kesulitan mencerna instruksi verbal, cepat, dan berurutan. Pada usia sekolah, umumnya penderita disleksia dapat mengalami kesulitan menggabungkan huruf menjadi kata, kesulitan membaca, kesulitan memegang alat tulis dengan baik, dan kesulitan dalam menerima.
Tokoh-tokoh terkenal yang diketahui mempunyai disfungsi disleksia adalah Albert Einstein. Tom Cruise, Bella Thorne, Orlando Blomm, Whoopi Goldberg, Lee Kuan yew, dan Vanessa Amorosi.


dyslexia

terinspirasi film TAARE ZAMEEN PAR

penyakit dyselexia, sebuah penyakit yang membuat seseorang susah untuk membaca dan menulis termasuk kalo dia menulis pasti tercermin (contohnya huruf d jadi b dan sebaliknya). Anak dyselexia ini sebenarnya mengerti apa yang ia tangkap melalui indera pendengarannya tapi ussah mengekspresikan dengan tulisan. Tapi anak ini punya kelebihan dibandingkan anak-anak lain.

say hello

Salam kenal